Jenis_jenis metode penelitian
1.Metode Penelitian Kuantitatif
Metode
penelitian kuantitatif berlandaskan pada filsafat positivisme, dipakai untuk
meneliti pada populasi ataupun sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan
alat ukur (instrumen) penelitian, analisa data bersifat kuantitatif/statistik,
dengan tujuan untuk menguji dan membuktikan hipotesis yang telah
dibuat/ditetapkan.
Secara umum metode kuantitatif terdiri atas
metode survey dan metode eksperimen.
1)
Metode Survei
Metode
penelitian survei adalah metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk
mendapatkan data yang terjadi pada masa lampau atau saat ini, tentang
keyakinan, pendapat, karakteristik perilaku, hubungan variabel dan untuk
menguji beberapa hipotesis tentang variabel sosiologis dan psikologis dari
sampel yang diambil dari populasi tertentu. Teknik pengumpulan data dengan
pengamatan (wawancara atau kuisioner) dan hasil penelitian cenderung untuk
digeneralisasikan.
2)
Metode Eksperimen
Metode
eksperimen merupakan metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk
mengetahui pengaruh variabel independen (treatment/perlakuan) terhadap variabel
dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan. Kondisi dikendalikan agar
tidak ada variabel lain (selain variabel treatment) yang mempengaruhi variabel
dependen. Agar kondisi dapat dikendalikan, maka dalam penelitian eksperimen
menggunakan kelompok kontrol. Penelitian eksperimen sering dilakukan di
laboratorium.
2. Metode Penelitian Kualitatif
Landasan
Metode penelitian adalah filsafat postpositivisme. Digunakan untuk meneliti
pada kondisi obyek yang alamiah (lawan eksperimen), dimana peneliti sebagai
instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi
(gabungan). Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Hasil penelitian
kualitatif menekankan makna dari pada generalisasi.
Menurut
Creswell dalam Sugiyono (2012), metode penelitian kualitatif dibagi menjadi
lima macam yaitu phenomenological research, grounded theory, ethnography,
case study dan narrative research.
Phenomenological research, merupakan salah
satu jenis penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan pengumpulan data
dengan observasi partisipan untuk mengetahui fenomena esensial partisipan dalam
pengalaman hidupnya.
Grounded theory, adalah salah satu jenis
penelitian kualitatif, yang mana peneliti bisa menarik generalisasi apa yang
diamati/dianalisa secara induktif, teori abstrak tentang proses, tindakan atau
interaksi berdasarkan pandangan partisipan yang diteliti.
Ethnography, merupakan jenis penelitian
kualitatif dimana peneliti melakukan studi terhadap budaya kelompokk dalam
kondisi yang alamiah melalui observasi dan wawancara.
Case studies, merupakan penelitian
kualitatif dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap program,
kejadian, proses, aktivitas, terhadap satu atau lebih orang. Suatu kasus
terikat oleh waktu dan aktivitas dan peneliti melakukan pengumpulan data secara
mendetail dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data dan dalam waktu
yang berkesinambungan.
Narrative research, merupakan penelitian
kualitatif dimana peneliti melakukan studi terhadap satu orang individu atau
lebih untuk mendapatkan data tentang sejarah perjalanan dalam kehidupannya.
Data tersebut selanjutnya oleh peneliti disusun menjadi laporan naratif
kronologis.
3. Metode Penelitian Kombinasi
Metode
penelitian kombinasi merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada fisafat
pragmatisme (kombinasai positivisme dan postpositivisme). Digunakan untuk
meneliti pada kondisi obyek yang alamiah maupun buatan (labratorium), dimana
peneliti bisa sebagai instrumen dan menggunakan instrumen untuk pengukuran,
teknik pengumpulan data dapat menggunakan tes, kuisioner dan gabungan
(triangulasi), analisis data bersifat deduktif (kuantitatif) dan induktif
(kualitatif). Hasil penelitian kombinasi dapat berguna untuk membuat
generalisasi dan memahami makna.Metode penelitian kombinasi dibagi menadi dua,
yakni desain/model sequential (kombinasi berurutan) dan
model concurrent (kombinasi campuran). Selanjutnya
model sequential (urutan) dibagi lagi menjadi dua, yaitu
model sequential explanatory (urutan pembuktian) dan sequential
exploratory (urutan penemuan). Sedangkan untuk
model concurrent (campuran), ada dua yakni model concurrent
triangulation (campuran kuantitatif dan kualitatif secara berimbang)
dan concurrent embedded (campuran kuantitatif dan kualitatif tidak
berimbang).
4. Metode Penelitian Deskriptif
Pengertian
Metode penelitian deskriptif adalah prosedur penelitian atau pemecahan masalah
yang diselidiki dengan gambaran subjek atau objek yang digunakan berupa orang,
lembaga, masyarakat dan yang lainnya.
5. Metode Penelitian Pengembangan
Pengertian Metode
Penelitian pengembangan (Litbang) atau sering juga disebut dengan
istilah Research & Development (R&D), merupakan jenis
penelitian yang umumnya banyak digunakan dalam dunia pendidikan. Secara umum
pengertian penelitian pengembangan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk
memperoleh data sehingga dapat dipergunakan untuk menghasilkan, mengembangkan
dan memvalidasi produk.Penelitian pengembangan difungsikan sebagai dasar untuk
bangunan/konstruksi model dan teori. Kata penelitian merujuk pada proses
pemecahan masalah dan menemukan fakta secara terorganisir sedangkan pengembangan
merujuk kepada usaha peningkatan kemampuan teoritis, konseptual dan moral
sesuai kebutuhan melalui latihan dan pendidikan.
Daftar isi
Sugiono
(2012/) “Metode Penelitian Kuantitaif Kualitatif Dan R& D”
yogyakarta, Jogjajakarta Alfa Beta , 2012
Komentar
Posting Komentar